Senin, 08 Juni 2015

Apakah Perang Armageddon?

HANCURNYA bangsa Yahudi merupakan salah satu dari tanda-tanda datangnya hari kiamat. Hal ini bermula dengan sebuah peperangan besar yang melibatkan banyak bangsa di dunia termasuk bangsa Israel. Sebelum terjadi peperangan ini, terdapat beberapa peristiwa lain yang membawa kepada terjadinya peperangan ini menurut kronologi hadis akhir zaman hasil kajian ilmuan Islam. Pertempuran dahsyat ini dikenal sebagai Armageddon, di mana lokasi utama perang ini adalah di lembah Megiddo atau Mageddon, Palestina. Mungkin ada yang menganggap Perang Armageddon hanyalah sebuah film rekaan Hollywood belaka. Kenyataannya, Hollywood yang disokong oleh Yahudi memang ingin menyamarkan fakta tentang Armageddon ini melalui propaganda film. Padahal di kalangan para ahli kitab mereka telah mengkaji tentang peperangan ini dan senantiasa bersiap sedia untuk menghadapinya. Disebutkan dalam Kitab Zakharia (89/13), bahawa sebahagian besar bangsa Yahudi akan mati dalam perang Armageddon dan dua pertiga dari mereka akan musnah. Sedangkan dalam kitab Zagiyal (12/39) disebutkan :”Akan berlangsung tujuh bulan sehingga rumah Israel berhasil mengubur mereka (orang-orang mereka yang terbunuh) sebelum membersihkan bumi”. Sebutan Armageddon sebenarnya tidak terdapat dalam Hadis manapun. Hanya disebut dalam kajian-kajian Kristen dan Ahli Kitab. Menurut bahasa Ibrani, Ar bermaksud gunung atau bukit. Mageddo pula adalah nama sebuah lembah di Palestina. Sebuah tempat yang cukup strategis dari segi peperangan. Perang ini juga dikatakan sebagai perang terakhir dengan menggunakan seluruh kekuatan pelbagai peralatan senjata moden yang canggih. Mungkin perang itu adalah Perang Dunia ketiga yang disebut-sebut sebagai Perang Nuklir. Banyak yang mengatakan bahwa dalam Perang Dunia Ketiga, bom nuklir akan digunakan. Ada diceritakan juga dalam kitab Bahrul Mazi. Perang Dunia Ketiga yang diramal akan berlaku dalam tempo yang singkat. Tetapi, kemusnahannya amat dahsyat. Sehingga dikatakan dunia selepas itu akan kembali menjadi seperti Zaman Pertengahan di mana bala tentara hanya akan menunggang kuda serta bersenjatakan pedang seperti perang zaman dahulu. “Jika Perang Dunia Ketiga adalah berjuang dengan senjata nuklir, yang keempat akan diperjuangkan dengan busur dan anak panah.” – Louis Lord Mountbatten “Saya tidak tahu dengan apa senjata Perang Dunia Ketiga akan diperjuangkan, tetapi Perang Dunia Keempat akan diperjuangkan dengan kayu dan batu.” – Albert Einstein Apakah Einstein dan Mountbatten hanya kebetulan mengatakan ini? Konon, ini disebabkan teknologi semua tidak boleh digunakan lagi pada masa itu karena EMP (electromagnetic pulse) senjata nuklir itu sendiri terjadi ketika Perang Dunia Ketiga. Jadi, kekuatan bala tentara ketika Perang Dunia Keempat nanti adalah seimbang dan tidak berat sebelah karena semuanya menggunakan peralatan perang yang sama. Malah, ada sebahagian hadis yang menekankan akhir zaman nanti akan berlakunya perang menggunakan pedang dan Dajjal akan disembelih dengan pedang. Hadis Nabi juga ada menyebut, Yahudi Zionis akan bersembunyi di balik-balik batu dan kayu dan hanya selamat di belakang pokok Yahudi yaitu pokok Gharqad, yang banyak di tanam sekarang di Israel. “Tidak akan berlaku kiamat sehinggalah seluruh umat Islam berperang dengan seluruh Yahudi. Umat Islam akan membunuh mereka sehinggakan apabila mereka bersembunyi di sebalik batu dan pokok, tiba-tiba pokok-pokok dan batu-batu itu bersuara menjerit memanggil umat Islam agar datanglah kamu ke sini dan bunuhlah orang-orang Yahudi itu, kecuali pokok ‘Gharqad’, kerana ia adalah pokok Yahudi”. (Hadith Sahih riwayat Al-Bukhari dan Muslim).

Minggu, 07 Juni 2015

GURU pertama umat manusia GAGAK

KENAPA Allah memilih burung Gagak sebagai GURU pertama umat manusia dan tidak memilih makhluk-Nya yang lain? Sebagai mana kita ketahui, bahwa peristiwa pembunuhan manusia pertama kali adalah antara dua anak Adam as, Qabil dan Habil Ketika Qabil membunuh Habil, karena tipu muslihat Iblis la’natullah yang menyusupkan rasa iri, dengki dan hasud kepada Adam dan seluruh keturunannya. Kemudian Allah swt. mengirimkan burung Gagak untuk mengajarkan anak cucu Adam bagaimana menguburkan mayit sesama mereka. Mengapa demikian? Karena burung Gagak adalah burung paling pintar dan cerdik di dibandingkan dengan burung-burung lainnya. Dan Allah swt. telah memberikan insting tentang keahliannya ini. Setelah dilakukan penelitian, ternyata burung gagak memiliki ukuran otak yang lebih besar dibandingkan otak burung-burung yang lainnya. Dan burung gagak senantiasa hidup bersama kelompoknya sebagaimana manusia yang senantiasa bersosial dengan masyarakat. Mereka memiliki pemimpin atau hakim yang akan menghukum yang melakukan kesalahan di antara mereka, inilah fitrah yang senantiasa diberikan Allah kepada burung Gagak. Setiap kesalahan di antara burung Gagak memiliki hukuman masing-masing, berikut adalah contoh-contohnya: 1. Ketika salah satu di antara mereka mengambil jatah makanan untuk anak-anak Gagak, maka hukumannya adalah sekelompok Gagak akan mematukinya sampai bulu-bulu si Gagak habis sehingga Gagak tersebut gundul dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi seperti anak-anak Gagak sebelum dewasa. 2. Ketika seekor Gagak menyakiti perempuan Gagak yang lain, maka sekelompok Gagak akan menyerangnya dengan paruh-paruhnya hingga mati. Adapun eksekusi hukuman dilakukan di tanah perkebunan atau di daerah yang luas, sehingga proses pengadilan disaksikan oleh kelompok mereka, dan Gagak terdakwa dibawa dengan penjagaan ketat oleh sekelompok Gagak lainnya yang mengelilinginya. Kemudian Gagak tersebut ditundukan kepalanya, diturunkan sayapnya dan ditahan untuk berkoak sebagai bentuk pengakuan atas kesalahannya. Ketika Gagak terdakwa dijatuhi hukuman mati, maka Gagak-gagak lainnya akan menyerangnya dengan paruh-paruh mereka hingga mati. Dan setelah Gagak itu mati, maka salah satu di antara mereka akan membawanya dan menggali lubang untuk menguburkannya dengan tanah sebagai penghormatan atas mayat. Hingga saat ini, para ilmuwan yang melakukan penelitian tentang seluk-beluk hewan mengatakan bahwa hanya Gagaklah yang mengubur mayat kawannya ketika mati. Demikianlah bagaimana burung Gagak menegakan keadilah dari fitrah Ilahiyah, lebih baik dari pada keadilan yang dimiliki oleh umat manusia. Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan? “Mandi pada hari Jum’at wajib bagi setiap yang bermimpi (yang sudah balig), dan membersihkan gigi, serta mengenakan wewangian jika ia punya,” (HR. Al-Bukhari: 880, Al-Fath: 2/462-465).

Bahaya Pornografi

“Percayalah pornografi adalah suatu bencana yang kami, orang Amerika kesulitan menghadapinya. Negara kami dapat mempersiapkan perang, senjata, dan tentara. Negara kami juga mampu menemukan obat-obatan mutakhir untuk menyembuhkan berbagai penyakit modern. Tapi untuk pornografi…believe me…. pada awalnya kami tidak siap dan tidak tahu cara apa yang harus dilakukan untuk melawannya. Kami bingung!” (Dr. Randall F. Hyde, Ph.D ) BERBEDA dengan 20-an tahun yang lalu, mengakses pornografi sekarang ini mudah sekali. Sama mudahnya dengan mengakses facebook dan twitter. Ya, lewat HP sudah bisa. Kebiasaan seseorang menonton film porno tak ubahnya seperti seseorang perempuan pergi belanja atau nyalon. Ibaratnya, akan dilakukan kapan pun ada waktu senggang. Dan seperti kita tahu bahwa pornografi mempunyai efek yang membahayakan otak, jiwa, dan fisik kita. Bahaya apa saja? 1. Pornografi Merusak Jiwa Kerusakan yang dapat ditimbulkan pornografi bagi pecandunya dari sisi kejiwaan tidak terlepas dari bekerjanya 4 jenis hormon tubuh, yaitu dopamin, neuroepinefrin, serotonin, dan oksitosin. a. Dopamin Dopamin bekerja untuk menimbulkan sensasi puas, senang, lega, gembira dalam dada. Namun, dopamine juga bekerja menuntut peningkatan level kenikmatan. Contoh dalam kasus pornografi, misal seorang remaja pertama kali merasa senang bisa melihat gambar syur, berikutnya dopamin akan menuntut peningkatan kepuasan. Remaja tadi menjadi rasa ingin mengulang dan menambah, ganti gambar dan suara, terus gambar suara dan gerak, lagi…lagi…dan lagi. Seperti orang bermain game, ia akan merasa puas jika berhasil naik ke level permainan berikutny. b. Hormon Neuroepinefrin Hormon epinefrin sebenarnya bekerja untuk memantik ide-ide kreatif. Misal seorang pebisnis sejati, otaknya dipenuhi dengan yang namanya peluang dan keuntungan. Melihat sebuah kejadian, ia akan berpikir tentang peluang usaha yang bisa dijadikan ladang uang atau sumber bisnis baru. Instingnya dalam hal bisnis tajam! Sayangnya, jika hormon ini sudah dikendalikan oleh pornografi yang bersifat merusak, otak pecandu pornografi juga akan selalu dipenuhi dengan yang namanya pornografi dan seksualitas. Apabila ia melihat gambar yang merangsang sedikit saja, otak akan berpikir “kreatif” untuk berlaku menyimpang. Kalau ada perempuan yang memakai baju terbuka, mungkin orang normal hanya akan berkata ” Wanita itu sungguh menggoda” . Namun bagi orang yang sudah kecanduan pornografi, akan berpikir, “Bagaimana ya rasanya berzina dengan dia…” Itulah yang dirasakan orang yang sudah berurusan dengan pornografi. Jiwa dan pikirannya mulai rusak! Akibatnya, para pecandu pornografi tidak bisa berpikir jernih, malas menuntut ilmu/ belajar, dan malas berpikir kreatif. Hal itu karena otaknya sudah dipenuhi dengan daftar kosakata atau kejadian yang bisa otak yang selalu bersambungan dengan yang namanya seks. Inilah kerja hormon neuroepinefrin yang sudah disutradarai oleh pornografi.

Bentuk Nyata Gangguan Syetan pada Manusia

BANYAK dikalangan manusia yang kini berteman dengan musuh yang paling nyata baginya. Manusia menjadikan syetan sebagai teman dalam hidupnya agar dapat membantunya mencari kebahagiaan duniawi. Padahal pada hakikatnya syetan selalu mengganggu manusia agar jauh dari Allah SWT. Sehingga manusia itu akan sama-sama terjerumus bersamanya ke dalam siksa api neraka. Syetan mengganggu manusia tidak hanya dengan cara membisikkan suatu keburukan atau keraguan di hati manusia, namun syetan lebih jauh telah berani dengan terang-terangan mengganggu manusia. Di antaranya: 1. Gangguan Fisik Syetan berjalan pada aliran darah tubuh manusia, kadang ia berulah dengan mempersempit atau menyumbat jalan darah. Ia bisa berwujud nyata seperti menjadi daging atau lainnya. Tidak heran bila sering kali seseorang yang sakit kepala menahun sembuh setelah di-ruqyah, sampai kanker ganas sembuh dengan izin Allah melalui ruqyah. Syetan menjepit syaraf atau menguasai syaraf tertentu, hingga seorang lumpuh pada sebagian anggota tubuh, bahkan bisa lumpuh total. Banyak sudah yang meninggal dunia disebabkan gangguan jenis ini. 2. Gangguan Psikis Syetan membisikkan segala sesuatu ke telinga seseorang, hingga membuatnya bingung dan kacau, atau kadang membisikkan ke dalam hati. Bila dibiarkan atau ditangani dengan cara yang salah, biasanya orang tersebut akan terganggu syaraf otaknya, dan menjadikannya gila. Juga dengan mempengaruhi emosi seseorang, hingga terjadi kelainan emosional. Mudah lupa dan tidak fokus, sering disebabkan gangguan model ini. 3. Ganguan dalam Mimpi Syetan bisa masuk ke alam mimpi seseorang. Mengganggu manusia dengan menakut-nakuti, menampakkan kejadian keji, sadis dan mengerikan. Memperkosa atau mencekik atau sekedar menindihnya. 4. Gangguan pada Kehidupan Sehari-hari Mencuri uang atau benda lainnya, penampakan sosok menakutkan, merusak peralatan, menculik anak manusia, menghalangi perjodohan, rezeki dan keturunan, menjelma menjadi binatang yang sering mengganggu seperti ular hitam, kucing hitam atau anjing hitam, kadang berwujud scorpion, kelabang atau lainnya. 5. Gangguan dalam Ibadah Membuat lupa jumlah rakaat dalam shalat, sulit khusyu’, mudah buang angin atau buang air, ragu-ragu ketika bersuci, menguap saat dzikir atau ibadah lainnya. Takut naik pesawat ketika hendak pergi haji, takut fakir bila hendak sodaqah dan sebagainya.

Kamis, 24 November 2011

Belajar dari Wajah

Menarik sekali jikalau kita terus menerus belajar tentang fenomena apapun yang terjadi dalam hiruk-pikuk kehidupan ini. Tidak ada salahnya kalau kita buat semacam target. Misalnya : hari ini kita belajar tentang wajah. Wajah? Ya, wajah. Karena masalah wajah bukan hanya masalah bentuknya, tapi yang utama adalah pancaran yang tersemburat dari si pemilik wajah tersebut.

Ketika pagi menyingsing, misalnya, tekadkan dalam diri : "Saya ingin tahu wajah yang paling menenteramkan hati itu seperti apa? Wajah yang paling menggelisahkan itu seperti bagaimana?" karena pastilah hari ini kita akan banyak bertemu dengan wajah orang per orang. Ya, karena setiap orang pastilah punya wajah. Wajah irtri, suami, anak, tetangga, teman sekantor, orang di perjalanan, dan lain sebagainya. Nah, ketika kita berjumpa dengan siapapun hari ini, marilah kita belajar ilmu tentang wajah.

Subhanallaah, pastilah kita akan bertemu dengan beraneka macam bentuk wajah. Dan, tiap wajah ternyata dampaknya berbeda-beda kepada kita. Ada yang menenteramkan, ada yang menyejukkan, ada yang menggelikan, ada yang menggelisahkan, dan ada pula yang menakutkan. Lho, kok menakutkan? Kenapa? Apa yang menakutkan karena bentuk hidungnya? Tentu saja tidak! Sebab ada yang hidungnya mungil tapi menenteramkan. Ada yang sorot matanya tajam menghunjam, tapi menyejukkan. Ada yang kulitnya hitam, tapi penuh wibawa.

Pernah suatu ketika berjumpa dengan seorang ulama dari Afrika di Masjidil Haram, subhanallaah, walaupun kulitnya tidak putih, tidak kuning, tetapi ketika memandang wajahnya... sejuk sekali! Senyumnya begitu tulus meresap ke relung qolbu yang paling dalam. Sungguh bagai disiram air sejuk menyegarkan di pagi hari. Ada pula seorang ulama yang tubuhnya mungil, dan diberi karunia kelumpuhan sejak kecil. Namanya Syekh Ahmad Yassin, pemimpin spiritual gerakan Intifadah, Palestina. Ia tidak punya daya, duduknya saja di atas kursi roda. Hanya kepalanya saja yang bergerak. Tapi, saat menatap wajahnya, terpancar kesejukan yang luar biasa. Padahal, beliau jauh dari ketampanan wajah sebagaimana yang dianggap rupawan dalam versi manusia. Tapi, ternyata dibalik kelumpuhannya itu beliau memendam ketenteraman batin yang begitu dahsyat, tergambar saat kita memandang sejuknya pancaran rona wajahnya.

Nah, saudaraku, kalau hari ini kita berhasil menemukan struktur wajah seseorang yang menenteramkan, maka caru tahulah kenapa dia sampai memiliki wajah yang menenteramkan seperti itu. Tentulah, benar-benar kita akan menaruh hormat. Betapa senyumannya yang tulus; pancaran wajahnya, nampak ingin sekali ia membahagiakan siapapun yang menatapnya. Dan sebaliknya, bagaimana kalau kita menatap wajah lain dengan sifat yang berlawanan; (maaf, bukan bermaksud meremehkan) ada pula yang wajahnya bengis, struktur katanya ketus, sorot matanya kejam, senyumannya sinis, dan sikapnya pun tidak ramah. Begitulah, wajah-wajah dari saudara-saudara kita yang lain, yang belum mendapat ilmu; bengis dan ketus. Dan ini pun perlu kita pelajari.

Ambillah kelebihan dari wajah yang menenteramkan, yang menyejukkan tadi menjadi bagian dari wajah kita, dan buang jauh-jauh raut wajah yang tidak ramah, tidak menenteramkan, dan yang tidak menyejukkan.

Tidak ada salahnya jika kita evalusi diri di depan cermin. Tanyalah; raut seperti apakah yang ada di wajah kita ini? Memang ada diantara hamba-hamba Allah yang bibirnya di desain agak berat ke bawah. Kadang-kadang menyangkanya dia kurang senyum, sinis, atau kurang ramah. Subhanallaah, bentuk seperti ini pun karunia Allah yang patut disyukuri dan bisa jadi ladang amal bagi siapapun yang memilikinya untuk berusaha senyum ramah lebih maksimal lagi.Sedangkan bagi wajah yang untuk seulas senyum itu sudah ada, maka tinggal meningkatkan lagi kualitas senyum tersebut, yaitu untuk lebih ikhlas lagi. Karena senyum di wajah, bukan hanya persoalan menyangkut ujung bibir saja, tapi yang utama adalah, ingin tidak kita membahagiakan orang lain? Ingin tidak kita membuat di sekitar kita tercahayai? Nabi Muhammad SAW, memberikan perhatian yang luar biasa kepada setiap orang yang bertemu dengan beliau sehingga orang itu merasa puas. Kenapa puas? Diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW

Hakikat Cinta

Tak ada tema yang abadi untuk dibahas selain masalah cinta. Lihat saja mulai dari lagu, prosa, puisi, novel bahkan film, semuanya didominasi tema cinta. Wajar, karena cinta adalah perasaan universal. Di mana-mana, di seluruh dunia, orang membutuhkan dan menginginkan cinta.

Bagi remaja, masalah cinta itu ibarat nasi yang bisa membuat mati lemas kalau tidak menyantapnya. Sayangnya, cinta sering ternoda justru oleh mereka yang sedang jatuh cinta. Tidak jarang, jatuh cinta malah menjadi ajang pelampisan hawa nafsu. Cinta tidak lagi menjadi sesuatu yang suci dan indah. Cinta sudah menjadi kubangan lumpur kemaksiatan. Lalu, sebenarnya apa hakikat cinta itu?

The Power of Love
Cinta tak terbatas feeling, tapi memiliki kekuatan untuk mengubah dan menggugah. Orang yang merasakan cinta bisa mengubah dirinya demi orang yang dicintainya. Cinta dapat mengubah yang buruk bisa menjadi baik, yang urakan menjadi sopan, yang pendiam bisa jadi periang. Cinta juga bisa membuat orang menjadi kreatif, banyak pujangga dan musisi menghasilkan masterpiece (karya-karya hebat) karena dorongan cinta yang dirasakannya.

Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang. “Cnta itu bisa menyucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, mendorong untuk berpakaian yang rapi, makan yang baik-baik, memelihara akhlak yang mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah,” ujarnya.

Subhanallah! Cinta memiliki kekuatan yang luar biasa. Pantaslah kalau cinta membutuhkan aturan. Tidak lain dan tidak bukan agar cinta itu tidak berubah menjadi cinta yang membabi-buta, yang dapat menjerumuskan manusia pada kehidupan hewani dan penuh kenistaan. Jika cinta dijaga kesuciannya, manusia akan selamat. Para pasangan yang saling mencintai tidak hanya akan dapat bertemu dengan kekasih yang dapat memupus kerinduan, tapi juga mendapatkan ketenangan, kasih sayang, cinta, dan keridhaan dari dzat yang menciptakan cinta yaitu Allah SWT.


Allah SWT berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum[30]: 21).

Antara Cinta dan Pacaran
Bagi sebagian besar orang, cinta sangat identik dengan pacaran. Orang yang pacaran, pasti saling mencintai. Dan orang yang saling mencintai pasti pacaran. Sebenarnya apakah pacaran itu? Benarkah pacaran itu wujud atau penjelmaan dari cinta?

Dalam kamus Islam, pasti kita tidak akan menemukan satu pun rujukan tentang pacaran. Sebab, istilah pacaran tidak ada dalam sejarah dan tradisi Islam. Pacaran bukan jalan untuk menuju pernikahan. Satu-satu cara untuk saling mengenal adalah khitbah. Lalu, kepada siapa cinta itu diberikan?

1. Cintailah Allah SWT
Allah SWT sungguh pencemburu, dia tidak mau cinta hamba-Nya dibagi dengan cinta yang lain. Maka kita sebagai hamba Allah harus benar-benar mencintai Allah. Sebagaimana firmannya, “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintainya seakan mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat mencintai Allah.” (QS. Al-Baqarah [2]: 165).

Dalam ayat ini jangankan Allah tidak dicintai, yang mencintai Allah sama dengan makhluknya pun Allah tidak suka. Maka prioritas cinta kita yang pertama dan utama hanya kepada Allah SWT.

2. Mencintai Rasulullah
Sabda Rasul bagi yang ingin merasakan manisnya iman (cinta) maka hendaklah ia mencintai Allah dan Rasulullah, “Ada tiga golongan yang akan merasakan manisnya iman: pertama, adalah mereka yang mencintai Allah dan Rasulnya lebih dari selain kepada keduanya. Kedua orang yang saling cinta karena Allah dan Rasul. Ketiga seorang yang membenci kepada kekafiran sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam api neraka.” (Al-Hadis).

3. Cinta kepada Orang Tua
Setelah Allah dan Rasul, prioritas cinta kita kepada kedua orang tua kita karena merekalah orang yang paling berjasa dalam hidup ini. Kasih sayang orang tua tidak akan penah lekang oleh zaman. Tidak akan hambur oleh waktu. Teramat durhaka bagi seorang yang mengabaikan cinta kepada kedua orang tua padahal kasih sayang mereka sepanjang masa. Hormati dan sayangi orang tua sebagaimana firman Allah di surah Al-Israa’ [17]: 23-24.

4. Cintailah Sesama
Manusia memang tidak bisa hidup sendiri. Ia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Bahkan, Rasulullah menyampaikan bagi mereka yang berharap keridhaan Allah, hendaklah ia mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri (Al-Hadis).

Suatu saat Rasulullah didatangi oleh seorang sahabat yang menempatkan dirinya disamping Rasululah sembari berkata, “Ya Rasulullah saya mencintainya karena Allah. Apakah engkau sudah mengabarinya, tanya Rasul. Belum ya Rasulullah. Maka Rasul berkata, “Temuilah dan katakan kepadanya engkau mencintainya.”

5. Cintai Alam Sekitar
Kita hidup sebagai manusia yang memiliki tugas mengemban amanah sebagai khalifah (pemimpin atau wakil Allah di muka bumi). Baik atau rusaknya alam ini disebabkan ulah tangan manusia. Maka, jika manusia ingin hidupnya sejahtera, aman dan nyaman, manusia harus mencintai lingkungan sekitarnya. Sehingga tidak terjadi bencana, polusi dan kerusakan-kerusakan lain karena ulah tangan manusia yang tidak bertanggungjawab. Wallahu ‘alam bishshawab

LOve End
Pituah Rang Gaek

Hiu bali belanak bali
Ikan panjang bali da-ulu
Ibu cari sanak di cari
Induak samang cari da-ulu

Karatau madang di hulu
Babuah babungo balun
Marantau bujang da-ulu
Dirumah baguno balun


Pantun AMBO
Padang Panjang jo Lembah Anai
Tampek nan dingin di kaki gunuang
Sabana sanang hati denai
Mandapek pakirim dari rang kampuang

Urang Padang pai ka Bukik
Makan basamo di pasa ateh
Badan malang rasaki sampik
Itu tandonyo umaik pamaleh


Dilarang membenci Pantun

Rabu, 26 Oktober 2011

Pantun Islam dan kata Mutiara

Sungguh indah pintu dipahat
Burung puyuh di atas dahan
Kalau hidup hendak selamat
Taat selalu perintah Tuhan

Halia ini tanam-tanaman
Ke barat juga akan rebahnya
Dunia ini pinjam-pinjaman
Ke akhirat juga akan sudahnya

Redup bulan nampak nak hujan
Pasang pelita sampai berjelaga
Hidup mati di tangan Tuhan
Tiada siapa dapat menduga

Belatuk di atas dahan
Terbang pergi ke lain pokok
Hidup mati ditangan Tuhan
Kepada Allah kita bermohon

Daun tetap di atas dulang
Anak udang mati dituba
Dalam kitab ada terlarang
Perbuatan haram jangan dicuba

Terang bulan terang bercahaya
Cahaya memancar ke Tanjung Jati
Jikalau hendak hidup bahagia
Beramal ibadat sebelum mati

Asam kandis asam gelugur
Ketiga asam si riang-riang
Menangis mayat di pintu kubur
Teringat jasad tidak sembahyang

Kulit lembu celup samak
Mari buat tapak kasut
Harta dunia janganlah tamak
Kalau mati tidak diikut

Banyaklah masa antara masa
Tidak seelok masa bersuka
Meninggalkan sembahyang jadi biasa
Tidak takut api neraka?

Dua tiga empat lima
Enam tujuh lapan sembilan
Kita hidup takkan lama
Jangan lupa siapkan bekalan

Kalau Tuan pergi ke Kedah
Singgah semalam di Kuala Muda
Sembahyang itu perintah Tuhan
Jika ingkar masuk neraka

Ramai orang menggali perigi
Ambil buluh lalu diikat
Ilmu dicari tak akan rugi
Buat bekalan dunia akhirat

Pak Kulup anak juragan
Mati diracun muntahkan darah
Hidup di dunia banyak dugaan
Kepada Allah kita berserah

Letak bunga di atas dulang
Sisipkan daun hiasan tepinya
Banyak berdoa selepas sembahyang
Mohon diampun dosa di dunia

Encik Borhan seorang kerani
Terkemut-kemut bila meniti
Tinggalkan sembahyang terlalu berani
Sepertii tubuhnya takkan mati

Sayang-sayang buah kepayang
Buah kepayang hendak dimakan
Manusia hanya boleh merancang
Kuasa Allah menentukan

Masa berada di Pulau Jawa
Rakan diajak pergi menjala
Maha Berkuasa jangan dilupa
Kuasa Allah tidak terhingga

Nyiur mudah luruh setandan
Diambil sebiji lalu dibelah
Sudah nasib permintaan badan
Kita di bawah kehendak Allah

Kemuning di dalam semak
Jatuh melayang ke dalam paya
Meski ilmu setinggi tegak
Tidak sembahyang apa gunanya?

Harimau belang turun sekawan
Mati ditikam si janda balu
Ilmu akhirat tuntutlah tuan
Barulah sempurna segala fardu

Kera di hutan terlompat-lompat
Si pemburu memasang jerat
Hina sungguh sifat mengumpat
Dilaknat Allah dunia akhirat

Anak ayam turun sepuluh
Mati seekor tinggal sembilan
Bangun pagi sembahyang subuh
Minta doa kepada Tuhan

Anak ayam turun sembilan
Mati seekor tinggal lapan
Duduk berdoa kepada Tuhan
Minta Allah jalan ketetapan

Anak ayam turun lapan
Mati seekor tinggal tujuh
Duduk berdoa kepada Tuhan
Supaya terang jalan bersuluh

Anak ayam turunnya lima
Mati seekor tinggal empat
Turut mengikut alim ulama
Supaya betul jalan makrifat

Anak ayam turunnya lima
Mati seekor tinggal empat
Kita hidup mesti beragama
Supaya hidup tidaklah sesat

Tuan Haji memakai jubah
Singgah sembahyang di tengah lorong
Kalau sudah kehendak Allah
Rezeki segenggam jadi sekarung

Bulu merak cantik berkaca
Gugur sehelai ke dalam baldi
Jika tak banyak kitab dibaca
Jangan mengaku khatib dan kadi

Inderagiri pasirnya lumat
Kepah bercampur dengan lokan
Sedangkan nabi kasihkan umat
Inikan pula seorang insan

Anna Abadi pergi berenang
Sambil berenang berdondang sayang
Jika hidup dikurnia senang
Jangan lupa tikar sembahyang


Berguna hidup karena beradat
Adat lembaga jadi pakaian
Sempurna hidup karena syahadat
Syahadat dijaga mengokohkan iman

Adat mati dikandung tanah
Dunia tinggal harta pun tinggal
Selamat mati mengandung ibadah
Banyak amal banyak bekal

Adat orang berjalan malam
Ada suluh jadi pedoman
Adat orang beragama Islam
Ada petunjuk menerangi iman

Orang berkain menutup aurat
Sesuai dengan petuah hadis
Orang muslimin hidup beradat
Lakunya sopan mukanya manis

Di bulan Ramadhan orang tarawih
Sudah sembahyang membaca Qur'an
Orang beriman hidupnya salih
Dadanya lapang lakunya sopan

Di bulan Ramadhan orang tadarus
Membaca Qur'an beramai-ramai
Orang beriman hatinya lurus
Duduk berjalan elok perangai

Di bulan Ramadhan banyak bertobat
Memohonkan ampun kepada Allah
Orang beriman hidup bermanfaat
Sembarang kerja membawa faedah

Di bulan Ramadhan orang puasa
Menahan selera mengekang nafsu
Orang beriman hidup sentosa
Kepada Allah tempat bertumpu

Di bulan Ramadhan banyakkan amal
Supaya dosa diampunkan Tuhan
Orang beriman hidup berakal
Menggunakan usia untuk kebaikan

Siapa kokoh memegang iman
Hidup matinya tidakkan sesat
Siapa senonoh menyembah Tuhan
Dunia akhirat badan selamat

Siapa melangkah di jalan Tuhan
Ke mana pergi badan selamat
Siapa amanah dalam kebenaran
Tuah terdiri iman melekat

Siapa memakai adat lembaga
Ke mana pergi disayangi orang
Siapa pandai syariat agama
Hidup mati tidak terbuang

Siapa kokoh memegang adat
Ke mana pergi hidup semenggah
Siapa senonoh dalam ibadat
Hidup dan mati beroleh berkah

Siapa suka duduk mengaji
Banyaklah ilmu dapat dikenang
Siapa suka mengelokkan budi
Ke hilir ke hulu disayangi orang

Siapa suka memegang adat
Mulialah sifat dengan karenah
Siapa suka sembahyang sunnat
Pahala dapat iman bertambah

Elok adat karena dikaji
Elok kaji karena sunnah
Elok ummat karena berbudi
Elok berbudi karena lillah

Elok budi karena ikhlas
Elok kerja karena niat
Elok kaji karena dibahas
Elok manusia karena syariat

Elok langkah karena pedoman
Elok laku karena beramal
Elok manusia karena beriman
Elok ilmu karena beramal

Elok kaki dapat melangkah
Elok tangan dapat memegang
Elok hati mengingat Allah
Elok iman tiada bergoyang

Buah yang mabuk jangan dimakan
Batang berduri jangan dipanjat
Bertuah hidup dikandung iman
Tertuah mati dalam ibadat

Pandai-pandai menjaga diri
Lubang banyak di tengah jalan
Orang pandai tahukan diri
Hidup berakal mati beriman

Jangan suka memfitnah orang
Orang benci Tuhan pun murka
. Jangan suka melalaikan sembahyang
Bila mati masuk neraka

Kalau suka berbuat fitnah
Ke mana pergi orang mengutuk
Kalau suka berniat salah
Dunia akhirat badan terpuruk

Kalau suka menenggang kawan
Segala sahabat akan mendekat
Kalau suka mengenang Tuhan
Pahala dapat hidup selamat

Kalau hendak mencari kawan
Carilah kawan sampai ke kubur
Kalau hendak mencari Tuhan
Patrilah iman banyakkan tafakur

Kalau menyangkal petuah ibu
Hidup sesat dunia akhirat
Kalau beramal tidak berilmu
Pikiran tumpat pahala tak dapat

Kalau durhaka ke orangtua
Celaka tiba kutuk pun datang
Kalau menyalah kepada agama
Di dunia hina di akhirat malang

Jangan ditentang ibu dan bapak
Bila ditentang badan melarat
Jangan dibuang hukum dan syarak
Bila dibuang datanglah laknat

Pada saudara hendaklah sayang
Pada sahabat hendaklah minat
Pada agama banyaklah sembahyang
Pada ibadat luruskan niat

Kalau terbang tinggi-tinggi
Ingat-ingat bumi di bawah
Kalau sembahyang luruskan hati
Dalam ibadat turuti sunnah

Kalau tidur meninggi hari
Rezeki menjauh langkah pun singkat
Kalau takabur menyelimut hati
Iman jatuh ibadah pun sesat

Kalau suka berbuat maksiat
Alamat hidup akan celaka
Kalau suka meninggalkan ibadat
Alamat badan masuk neraka






Waktu tidak diukur dari jumlah tahun yang telah berlalu, tapi oleh apa yang telah dilakukan, apa yang dirasakan, dan apa yang telah dicapai oleh seseorang.



Aku jamin rumah di dasar surga bagi yang menghindari berdebat sekalipun ia benar, dan aku jamin rumah di tengah surga bagi yang menghindari dusta walaupun dalam bercanda, dan aku jamin rumah di puncak surga bagi yang baik akhlaqnya. (HR Abu Daud)


Barangsiapa bersandar pada harta, ia akan miskin. Barangsiapa bersandar pada harga diri, ia akan hina. Barangsiapa bersandar pada akalnya, ia akan tersesat. Namun barangsiapa bersandar pada Allah SWT, sesungguhnya ia tak akan miskin, tidak akan hina, dan tidak akan tersesat.

Dua hal apabila dimiliki oleh seseorang dia dicatat oleh Allah sebagai orang yang bersyukur dan sabar. Dalam urusan agama (ilmu dan ibadah) dia melihat kepada yang lebih tinggi lalu meniru dan mencontohnya. Dalam urusan dunia dia melihat kepada yang lebih bawah, lalu bersyukur kepada Allah bahwa dia masih diberi kelebihan. (HR. Tirmidzi)


Andai Al Quran bisa bicara, ia akan berkata,

” waktu kau masih anak2, kau bagaikan teman sejatiku, dg wudhu kau sentuh aku, dlm keadaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras……

Skrang kau telah dewasa, nampaknya kau sdh tdk berminat lgi padaku, apakah aku bacaan usang? yang tinggal sejarah?

Skrang kau simpan aku dg rapi, kau biarkan aku sendiri, aku mjdi kusam dlm lemari, berlapis debu, dimakan kutu, ku mohon peganglah aku lagi, bacalah aku setiap hari, karena aku jadi penerang dalam KUBURMU…..!!


Andai Al Quran bisa bicara, ia akan berkata,

” waktu kau masih anak2, kau bagaikan teman sejatiku, dg wudhu kau sentuh aku, dlm keadaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras……

Skrang kau telah dewasa, nampaknya kau sdh tdk berminat lgi padaku, apakah aku bacaan usang? yang tinggal sejarah?

Skrang kau simpan aku dg rapi, kau biarkan aku sendiri, aku mjdi kusam dlm lemari, berlapis debu, dimakan kutu, ku mohon peganglah aku lagi, bacalah aku setiap hari, karena aku jadi penerang dalam KUBURMU…..!!


Rasulullah salallaahu alaihi wasalam bersabda,
"Demi Allah, sesungguhnya aku beristighfar (memohon ampunan) dan bertaubat kepada Allah dalam satu hari lebih dari tujuh puluh kali."
[HR. Bukhari 5832, Tirmidzi 3182, Ibnu Majah 3805, Ahmad 7461]

Begitu pentingnya 'istighfar' sehingga Rasulullah yang sudah dijamin masuk surga saja, sering beristighfar. SubhanAllah.


Seperti Malam biasa yg kutemui,
bermain dengan kata kata
Dan di tulis menjadi syair
dan di iringi dengan macam macam rasa.

e-mail

elhyat94@gmail.com

Foto Pernikahan Puteri Jojakarta





Pernikahan Agung Keluarga Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat Mengundang Perhatian Khalayak

Ditulis 19 Oct 2011 pukul 15:09 viewer 629

Setelah prosesi panjang dan mengesankan selama tiga hari akhirnya puncak acara pernikahan agung Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat berlangsung khidmat, lancar dan meriah, menarik perhatian khalayak. Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nur Astuti Wijareni (putri bungsu Sultan Yogyakarta) dan Achmad Ubaidillah yang kini bergelar Kanjeng Pangeran, keduanya kini resmi dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan.



Puncak acara dilangsungkan pada 18 Oktober dengan beberapa rangkaian acara. Dimulai dengan ijab qabul di Masjid Penenpen Keraton Yogyakarta sekitar pukul 07.30 pagi, akhirnya calon pengantin pria, Yudhanegara, tiba di Bangsal Srimanganti untuk menunggu kedatangan Sultan Hamengku Buwono X. Setelahnya, pukul 10.00 WIB prosesi panggih dimulai dihadiri langsung oleh Presiden SBY yang duduk berdampingan dengan Sultan, Wakil Presiden Boediono, juga beberapa menteri, duta besar, dan pejabat negara. Akad nikah menggunakan bahasa Jawa dipimpin Kanjeng Raden Pengulu Dipodiningrat.



Prosesi tersebut berlangsung di Bangsal Kencono Kraton Yogyakarta, acara Panggih dimulai dengan tari edan-edanan sebagai penolak bala. Berikutnya, kedua mempelai menjalani sejumlah ritual termasuk pondhongan atau mengangkat tubuh pengantin puteri yang berasal dari keluarga bangsawan.



Di sekitar keraton, khususnya dari Jalan Keraton Yogyakarta hingga kawasan Jalan Malioboro, hadir ribuan warga Yogyakarta dan wisatawan dalam juga asing menyaksikan Kirab Temanten.



Sekitar pukul 16.00, Kirab Temanten pun dimulai. Kereta kereta kuda yang dinaiki kedua mempelai maupun kerabat keraton lainnya berangkat dari Keraton Yogyakarta menuju Bangsal Kepatihan, tempat digelarnya acara resepsi pernikahan.



Kirab dimulai dari Pintu Gerbang Keben. Gusti Kanjeng Ratu Bendoro dan suaminya menggunakan busana paes ageng warna hitam dengan motif bordir jangan menir warna emas. 5 kereta kuda digunakan dalam kirab tersebut, salah satunya kereta Kyai Jongwiyat yang ditunggangi kedua mempelai. Ribuan warga Yogyakarta dan wisatawan yang memadati sepanjang jalan antara Keraton dan Malioboro mengarak kedua memplai dalam suasana yang meriah dan membahagiakan.



Resepsi penikahan yang belangsung di Bangsal Kepatihan menampilkan Tari Bedoyo Manten. Tarian sakral karya Sri Sultan Hamengku Buwono IX tersebut hanya boleh digelar saat pernikahan putri raja. Tariannya dibawakan enam penari putri Keraton yang masih gadis menceritakan perjalanan hubungan pasangan kekasih sampai keduanya menjadi suami istri.



Tamu resepsi akan dibagi dua lokasi. Sekitar seribu orang hadir saat proses Panggih di Bangsal Kencono pada pagi hari, sekitar pukul 10.00 WIB atau selepas Ijab Qabul. Sedangkan sisanya hadir di Kepatihan pada petang hingga malam hari.



Ucapan selamat kepada keluarga Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat dan pasangan mempelai datang dari berbagai pihak termasuk dari Presiden Amerika Serikat, Slovakia, serta dari perwakilan Sabah, Malaysia. Mereka menyampaikannya melalui email kepada Sultan.



Menurut Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Tabzir, berdasarkan laporan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Yogyakarta, tingkat wisatawan yang mengginap di hotel-hotel meningkat dan sudah terjadi sejak sepekan menjelang pernikahan. Tingkat hunian hotel bahkan mencapai prestasi “full booked”. Wisman yang datang tersebut dari Eropa Barat dan Asia. Tidak hanya itu media asing pun tidak melewatkan kesempatan untuk meliput acara yang megah dan sakral ini.

Guruku

Guru yang baik bukan hanya yang bersertifikasi. Guru yang baik bukan hanya mereka yang suka bermake up ria. Guru yang baik bukan h...